Skip to main content

Wisata Alam Gunung Mas Puncak

Wisata Alam Gunung Mas Puncak

Untuk menemukan lokasi Agrowisata Gunung Mas ini tidak lah sulit karena posisinya berada di permulaan deretan perekebunan teh di Puncak pass, bila kita datang dari arah Gadog/Bogor. Memerlukan sedikit kejelian melihat ke sisi kanan jalan, maka kita akan menemukan sebuah pintu masuk bertuliskan “Gunung Mas” lengkap dengan sebuah patung berupa botol minuman teh dalam kemasan di sisi kiri pintu masuknya.

Pemandangan tempat ini terlihat masih sangat alami. Hamparan kebun teh hijau yang luas mampu memanjakan mata yang melihatnya.

Kalupun anda ingin menginap disini, Agrowisata Gunung Mas menyediakan fasilitas penginapan yang beragam. Seperti 2 unit VIP Room, 4 unit Standar Room, 1 unit Rumah Kayu Kelapa, 4 unit Rumah Kayu Kelapa Pangrango, 3 unit Bungalow, 21 unit Pondokan. Harga sewa per malam berkisar dari Rp 385.000,00 hingga Rp 1.540.00,00 berbeda untuk hari biasa, hari libur, dan hari libur panjang.

TEA WALK

Tea Walk adalah obyek wisata utama di Gunung Mas, yaitu kegiatan rekreasi berupa jalan santai mengelilingi areal perkebunan teh, menikmati hijaunya daun teh yang menghampar laksana permadani, bersatu dengan alam ditengah udara yang sejuk dan jauh dari polusi. Anda juga dapat menyaksikan sendiri bagaimana teh dipetik. Seorang pemandu akan menemani perjalanan wisata anda. Anda dapat memilih route yang anda inginkan yaitu 4 km, 6 km dan 8 km. Perjalanan anda akan berlangsung antara 1 s/d. 2,5 jam.

Popular posts from this blog

Wisata Air Terjun Tersembunyi di Indonesia: Permata Alam yang Masih Alami

  Menemukan Keindahan yang Tersembunyi di Tengah Alam Indonesia adalah surga bagi pecinta alam, terutama bagi mereka yang mencari ketenangan dan keindahan yang belum tersentuh oleh keramaian. Salah satu destinasi yang menawarkan sensasi eksplorasi dan keajaiban alam adalah air terjun tersembunyi . Terletak jauh dari jalur wisata utama, air terjun tersembunyi menghadirkan suasana damai, alami, dan penuh kejutan. Daya Tarik Wisata Air Terjun Tersembunyi Air terjun tersembunyi biasanya berada di kawasan pegunungan, hutan tropis, atau lembah yang jarang dijamah manusia. Perjalanan menuju tempat-tempat ini memang membutuhkan usaha ekstra, seperti trekking, mendaki, hingga melewati sungai. Namun, semua akan terbayar dengan pemandangan yang luar biasa. Berikut beberapa alasan mengapa air terjun tersembunyi layak dikunjungi: Panorama alami yang masih asri dan belum terjamah Suasana tenang jauh dari keramaian Cocok untuk healing dan meditasi Spot foto Instagramable yang unik...

Surga Wisata Bahari: Deburan Ombak Pantai Wisata Belitung

Di Belitung memiliki tempat wisata alam yang mengagumkan. Wisata Belitung paling banyak berupa pantai. Namun, ada tempat wisata yang bukan pantai yaitu wisata alam. Banyak para wisatawan yang berkunjung di tempat-tempat wisata yang ada di Belitung. Wisatawan tersebut baik dalam negeri maupun luar negeri. Para wisatawan mengunjungi beberapa tempat yang terkenal di Belitung. Banyak tempat wisata Belitung yang menarik. Belitung merupakan surganya wisata bahari. Hal tersebut karena di Belitung tempat wisata paling banyak adalah pantai. Pantai-pantai di Belitung sangat eksotik, cantik, ombak pantai tenang, berpasir putih. Suasana pantai di Belitung sangat alami. Di bawah ini adalah obyek wisata pantai di Belitung:           Pantai Tanjung Tinggi di Tanjung Pandan.           Pantai Matras di kecamatan Sungai.           Pantai Pasar Padi berjarak 7km dari Pangkal Pinang.       ...

Wisata Tradisi Lompat Batu atau disebut Fahombo

Kabupaten Nias Selatan terdiri dari 104 gugusan pulau besar dan kecil. Letak pulau- pulau itu memanjang sejajar Pulau Sumatera. Pulau-pulau tersebut memiliki panjang sekitar 60 kilometer dan lebar 40 kilometer. Terdapat empat pulau besar, yakni Pulau Tanah Bala (39,67 km2) Pulau Tanah Masa (32,16 km2), Pulau Tello (18 km2), dan Pulau Pini (24,36 km2). Tidak seluruh pulau berpenghuni, karena masyarakatnya tersebar di 21 pulau dalam delapan kecamatan. Nias Selatan tidak dapat dipisahkan dengan tradisi lompat batunya ( Fahombo ). Tidak semuanya masyarakat Suku Nias dapat melakukan Tradisi ini. Hanya mereka yang berada di Nias Selatan khususnya di daerah Teluk Dalam yang melakukan tradisi akrobatik ini. Hal tersebut disinyalir karena perbedaan budaya nenek moyang atau leluhur masyarakat Nias. Lompat batu ini dimaksudkan untuk mengukur kedewasaan anak laki-laki. Tradisi ini dimulai ketika anak laki-laki berusia 7 tahun. Si anak harus berlatih melompati tali yang tingginya terus di...